Sebagai upaya memperkaya wawasan dan pengalaman belajar peserta didik, siswa kelas VIII SMP melaksanakan kegiatan kokurikuler berupa field trip edukatif ke Museum Mpu Tantular, Sidoarjo. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pembelajaran kontekstual di luar kelas yang terintegrasi dengan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Sejarah.
Field trip ini bertujuan untuk menumbuhkan minat belajar siswa terhadap sejarah dan kebudayaan Indonesia, khususnya peninggalan sejarah Jawa Timur. Selama kunjungan, para siswa diajak mengenal secara langsung berbagai koleksi museum, seperti artefak prasejarah, benda-benda peninggalan kerajaan Hindu-Buddha dan Islam, koleksi etnografi, hingga sejarah perkembangan budaya masyarakat Nusantara.
Dengan pendampingan guru, siswa mengikuti pemaparan dari pemandu museum yang menjelaskan fungsi, nilai sejarah, serta makna dari setiap koleksi yang dipamerkan. Para siswa tampak antusias menyimak penjelasan dan aktif mengajukan pertanyaan, sehingga suasana pembelajaran terasa hidup dan menyenangkan.
Selain observasi langsung, siswa juga diberikan tugas kokurikuler berupa pencatatan informasi penting dan refleksi pembelajaran dari kunjungan tersebut. Hal ini bertujuan untuk melatih kemampuan berpikir kritis, menulis, serta mengaitkan materi pelajaran dengan pengalaman nyata.
Melalui kegiatan field trip ke Museum Mpu Tantular ini, diharapkan siswa kelas VIII tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan sejarah dan budaya bangsa. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, edukatif, dan berkarakter.

