Isak haru tak membendung pecah di Aula Al-Hikmah Lantai 3 saat berlangsungnya sesi penyampaian kesan dan pesan dalam acara Purnawiyata SMP Bilingual Terpadu 2, Kamis (4/6). Suasana di dalam aula mendadak berubah menjadi sangat emosional saat dua perwakilan santri, Nadya Alya dan Moh. Ahza Azidan, maju ke depan mikrofon untuk mewakili perasaan 154 rekan angkatannya.
Dalam untaian kalimat yang disampaikan, keduanya menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam atas kesabaran para guru dan murobbi selama tiga tahun mendidik mereka. Permohonan maaf yang tulus atas segala khilaf juga terlontar, membuat sebagian besar santri dan ustaz/ustazah yang hadir ikut meneteskan air mata. Momen haru ini kemudian disusul oleh pesan nasihat terakhir dari Kepala Sekolah, Gus Mohammad Ulil Albab, S.Pd.I., yang meminta para santri untuk tetap menjaga nilai-nilai kepesantrenan di mana pun mereka melanjutkan perjuangan.




