Pengolahan hasil kreasi tempe nonkedelai menjadi tempe mendoan dilaksanakan sebagai penutup rangkaian kegiatan kokurikuler. Setiap kelas mengolah tempe sesuai dengan bahan yang telah ditentukan sebelumnya. Kegiatan ini menghadirkan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan. Santri mempraktikkan keterampilan memasak secara langsung.
Proses pengolahan tempe menjadi mendoan menjadi sarana penerapan kreativitas santri. Santri belajar mengolah hasil fermentasi menjadi produk siap konsumsi. Kegiatan ini juga melatih kemandirian dan kerja sama antarsantri. Melalui tahap akhir ini, projek kokurikuler benar-benar memadukan berpikir, berkarya, dan berteknologi.


