?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>










































Santri SMP Bilingual Terpadu 2 berkesempatan mengikuti Interactive Workshop bersama konten kreator Anak Kampus English yang dipandu oleh Miss Vega Putri Varisah dan Miss Ziyyanida Musafiroh. Melalui berbagai games, speaking challenge, diskusi interaktif, dan praktik berbicara, para peserta diajak untuk lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
Tak hanya itu, para siswa juga berkesempatan memproduksi video berbahasa Inggris sebagai hasil (output) dari pelatihan yang telah mereka ikuti. Video tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan berkomunikasi, serta kepercayaan diri mereka dalam menggunakan bahasa Inggris, sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai konten edukatif media sosial sekolah.
Terima kasih kepada Anak Kampus English atas ilmu, motivasi, dan pengalaman berharga yang telah dibagikan kepada seluruh peserta. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal bagi siswa untuk terus berkembang, berkarya, dan berani menggunakan bahasa Inggris dalam berbagai kesempatan. 











Dalam untaian kalimat yang disampaikan, keduanya menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam atas kesabaran para guru dan murobbi selama tiga tahun mendidik mereka. Permohonan maaf yang tulus atas segala khilaf juga terlontar, membuat sebagian besar santri dan ustaz/ustazah yang hadir ikut meneteskan air mata. Momen haru ini kemudian disusul oleh pesan nasihat terakhir dari Kepala Sekolah, Gus Mohammad Ulil Albab, S.Pd.I., yang meminta para santri untuk tetap menjaga nilai-nilai kepesantrenan di mana pun mereka melanjutkan perjuangan.





Kenang-kenangan tersebut diwujudkan dalam karya literasi nyata yang luar biasa, berupa buku antologi cerpen berjudul Diorama Aksara—yang mengangkat tema perbedaan sebagai keindahan kehidupan—serta kumpulan esai ilmiah berjudul Tadabbur dalam Kata Jilid II yang berisi analisis terhadap ayat Al-Qur’an, hadis, dan kitab yang telah dipelajari. Selain karya tulis, para santri juga mempersembahkan sebuah podium sebagai simbol kontribusi nyata untuk mendukung syiar ilmu di sekolah. Penyerahan ini diterima langsung dengan penuh bangga oleh Kepala SMP Bilingual Terpadu 2, Gus Mohammad Ulil Albab, S.Pd.I..



Pembacaan SK Kelulusan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ustazah Dyah Nur Khafifah, S.Pd., Gr.. Surat keputusan resmi tersebut dirilis dengan nomor No. 01/88/SK.KELULUSAN/SMP.BILIE/VI/2026 tertanggal 2 Juni 2026. Sesaat setelah SK dibacakan, suasana haru sekaligus lega langsung menyelimuti ruangan, disusul dengan prosesi pemanggilan dan pengukuhan santri ke atas panggung secara bergantian oleh Ustaz Andre dan Ustazah Eva.



Acara yang dipandu oleh Ustazah Maisaroh selaku pembawa acara diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Hymne Al-Amanah yang dipimpin oleh perwakilan santri yakni, Levina Astrela. Memasuki inti acara, pembacaan Surat Keputusan (SK) Kelulusan disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ustazah Dyah Nur Khafifah, S.Pd., Gr.. SK tersebut dirilis secara resmi dengan nomor surat No. 01/88/SK.KELULUSAN/SMP.BILIE/VI/2026 tertanggal 2 Juni 2026.
Setelah SK dibacakan, prosesi pemanggilan dan pengukuhan santri dilakukan secara bergantian oleh Ustaz Andre (putra) dan Ustazah Eva (putri). Dalam prosesi ini, foto penyerahan tanda kelulusan dilakukan bersama Kepala Sekolah, Gus Mohammad Ulil Albab, S.Pd.I. untuk santri putra, serta bersama Ustazah Dyah Nur Khafifah, S.Pd., Gr.. untuk santri putri.
Isak haru mulai pecah saat perwakilan santri terbaik, yakni Nadya Alya dan Moh. Ahza Azidan, maju untuk menyampaikan kesan dan pesan selama tiga tahun menempuh pendidikan. Ungkapan terima kasih yang mendalam kepada para guru serta permohonan maaf yang tulus membuat suasana di dalam aula terasa begitu emosional. Setelah itu, Kepala SMP Bilingual Terpadu 2, Gus Mohammad Ulil Albab, S.Pd.I., memberikan pesan nasihat terakhir sebagai bekal para santri melanjutkan perjuangan ke jenjang yang lebih tinggi.
Salah satu momen yang membanggakan dalam acara ini adalah penyerahan kenang-kenangan dari kelas IX Marhalah Incredior Generation kepada pihak sekolah yang diterima langsung oleh Kepala SMP Bilingual Terpadu 2. Santri kelas akhir mempersembahkan sebuah podium sekolah serta karya-karya literasi nyata berupa buku antologi cerpen berjudul Diorama Aksara dan kumpulan esai ilmiah berbasis analisis Al-Qur’an, hadis, serta kitab yang telah mereka pelajari.
Sebelum acara berakhir, para santri diajak bernyanyi bersama sembari menyaksikan pemutaran video kenangan masa-masa sekolah yang diproduksi oleh para santri sendiri. Agenda Purnawiyata ini kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Abu Umar dan dilanjutkan dengan sesi bersalaman penuh maaf diiringi lantunan selawat yang syahdu.








