?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> ?> P5 – SMP BILINGUAL TERPADU 2 https://smpbilingualterpadu2.sch.id Cerdas Global Berakhlak Qur'an Mon, 22 Jul 2024 07:38:13 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0.4 https://smpbilingualterpadu2.sch.id/wp-content/uploads/2026/08/cropped-Layer-2-32x32.png P5 – SMP BILINGUAL TERPADU 2 https://smpbilingualterpadu2.sch.id 32 32 Tapak Tilas Kerajaan Majapahit: Mengenal Sejarah dan Kearifan Lokal https://smpbilingualterpadu2.sch.id/tapak-tilas-kerajaan-majapahit-mengenal-sejarah-dan-kearifan-lokal/ Sat, 27 Jul 2024 01:34:00 +0000 https://smpbilingualterpadu2.sch.id/?p=2008

Pada tanggal 13 hingga 14 Mei 2024, seluruh siswa kelas 7 SMP Bilter dan Bilter 2 akan mengikuti kegiatan P5 Kearifan Lokal dengan tema “Tapak Tilas Kerajaan Majapahit”. Kegiatan ini akan dilaksanakan di beberapa lokasi bersejarah yang memiliki kearifan lokal yang masih terjaga, yaitu Museum Trowulan, Candi Bajang Ratu, Candi Tikus, dan Makam Troloyo. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap kritis dalam menghargai kearifan lokal serta mendorong kreativitas dalam upaya pelestariannya.

Di Museum Trowulan, siswa akan belajar tentang peninggalan-peninggalan Kerajaan Majapahit yang kaya akan nilai sejarah. Di Candi Bajang Ratu dan Candi Tikus, mereka akan menyaksikan langsung keindahan arsitektur dan seni ukir dari masa lampau. Sementara di Makam Troloyo, siswa akan mendapatkan wawasan tentang tokoh-tokoh penting dalam sejarah Majapahit. Dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah ini, siswa diharapkan bisa memahami pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya yang ada.

SMP Bilingual Terpadu 2

]]>
Field Trip to Makam Raden Ayu Putri Ontjat Tondo Wurung https://smpbilingualterpadu2.sch.id/field-trip-to-makam-raden-ayu-putri-ontjat-tondo-wurung/ Fri, 26 Jan 2024 01:43:38 +0000 https://smpbilingualterpadu2.sch.id/?p=1676

(Field Trip dalam rangka Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan tema “Membumikan Budaya dan Melangitkan Kreatifitas)

Tujuan situs sejarah kedua dalam Field Trip P5, yaitu makam Raden Ayu Putri Ontjat Tondo Wurung di Desa Terung Wetan, menjadi pusat cerita. Menurut penuturan Pak Sumaji, yang bertindak sebagai juru kunci makam dan narasumber utama, Raden Ayu adalah legenda di masyarakat sekitar dan merupakan anak Adipati di wilayah Sidoarjo pada zaman Majapahit. Kisahnya melibatkan kegemaran Raden Ayu dalam menanam bunga, yang kemudian dibagikan kepada remaja putri di sekitarnya.

Ketika Raden Ayu dewasa, muncul kabar bahwa ia hamil di luar nikah. Ayah Raden Kusein merasa malu dan marah besar, merasa bahwa sang anak telah berbuat aib. Meskipun Raden Ayu sendiri tidak merasa bersalah, namun diputuskan bahwa ia harus dihukum mati. Ironisnya, Raden Ayu tidak mengetahui bagaimana ia bisa hamil.

Menolak tuduhan tersebut, Raden Ayu membuat sumpah: jika dibunuh dan darahnya keluar putih dan harum, itu akan menjadi tanda bahwa dirinya tidak bersalah. Sumpah itu terbukti benar, dan dari situlah legenda Raden Ayu menyebar luas di masyarakat, membuat makamnya menjadi tempat yang banyak dikunjungi oleh peziarah hingga sekarang.

Selama kunjungan ke makam Raden Ayu Putri Ontjat Tondo Wurung, para santri tidak hanya melakukan ziarah ke makam, melainkan pemerintah desa juga mempersilakan mereka untuk mengunjungi rumah batik khas Terung Wetan. Para santri tidak hanya menyaksikan proses pembuatan batik, tetapi juga diajari cara membuatnya, mulai dari mencanting hingga menjemur kain batik, dan semuanya disambut dengan antusiasme tinggi oleh para santri baik putra maupun putri.

SMP Bilingual Terpadu

]]>
Kegiatan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) https://smpbilingualterpadu2.sch.id/kegiatan-p5-projek-penguatan-profil-pelajar-pancasila/ Sat, 24 Jun 2023 00:37:58 +0000 https://smpbilingualterpadu2.sch.id/?p=1303

Sekolah kita adalah salah satu sekolah penggerak di kabupaten Sidoarjo. Meski kami belajar di pesantren, kami tetap keren dan tak kalah dengan sekolah-sekolah besar di luar sana.

Sekolah kami kini menerapkan program dari pemerintah yang digadang oleh menteri pendidikan kita, Nadiem Makarim berupa kurikulum baru yakni kurikulum merdeka. Salah satu kegiatan kurikulum merdeka adalah kegiatan P5. P5 sendiri memiliki kepanjangan yakni projek penguatan profil pelajar pancasila, yaitu kegiatan kurikulum berbasis projek yang dirancang menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai profil pelajar pancasila yang disusun berdasarkan standard kompetensi lulusan.

Dalam pelaksanaannya siswa harus melalui beberapa tahapan, yaitu memahami p5 menyiapkan Ekosisitem sekolah mendesainkan projek. mengelola, mengkodumentasikan serta melaporkan hasil, dan yang terakhir adalah evaluasi serta tindak lanjut. Jadi pada prinsipnya, siswa dalam kurikulum merdeka p5 adalah sebagai faktor utama, sedangkan guru hanya sebagai fasilitator. Pendidi memberi kesempatan pada siswa untuk bereksplorasi sesuai kondisi dan kemampuannya.

Kegiatan PS dilakukan secara bertahap. P5 pertama bertema lingkungan. Siswa mengolah barang bekas dan sampah menjadi sesuatu yang lebih berharga dan bermanfaat. Dengan ini masala sampah di lingkungan sekolah dapat diselesaikan. Dan yang berguguran yang biasanya dibuang dan dibakar sehingga dapat merusak lapisan ozon kini disulap menjadi pupuk yang bermanfaat untuk tumbuhan di sekitar kita. Sampah plastik juga dikumpulkan kemudian dimasukkan ke dalam botol dan dijadikan kursi yang memiliki nilai jual tinggi dan sangat bermanfaat. Selain itu di sekolah kita juga banyak sekali kertas yang terbuang percuma dan hanya menjadi barang rongsokan, kini disulap menjadi hiasan yang apik dan menarik.

SMP Bilingual Terpadu 2

]]>