SMP Bilingual Terpadu 2 telah sukses menyelenggarakan Seminar SKT dan Imlak selama dua hari berturut-turut, mulai dari tanggal 26 hingga 27 Juni 2024. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 07.00 hingga 10.30 WIB dan dihadiri oleh seluruh guru dan santri.
Seminar ini mengusung berbagai topik menarik yang bertujuan memperkaya pengetahuan peserta mengenai ilmu nahwu dan shorof, antara lain sejarah lahirnya ilmu nahwu beserta tokohnya, sejarah pemaknaan jawa pegon beserta tokohnya, dan urgensi belajar nahwu shorof.
Selain seminar, kegiatan ini juga mencakup latihan Imlak yang bertujuan meningkatkan keterampilan menulis huruf Arab dengan benar. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan pengetahuan santri dan menumbuhkan kreativitas guru dan para santri. Para santri, menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka berpartisipasi aktif dalam setiap sesi dan memberikan respon positif terhadap seluruh rangkaian acara.
Dengan kesuksesan kegiatan ini, seluruh guru dan santri berharap agar kegiatan serupa dapat terus diadakan dan dikembangkan di masa mendatang. Semoga acara berikutnya semacam ini dapat lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih besar. AHP
SMP Bilingual Terpadu 2
]]>
Pada tanggal 3-5 Juni 2024, SMP Bilingual Terpadu 2 akan mengadakan Ujian Munaqosyah dan dari tanggal 12-15 Juni 2024, Ujian SAT, keduanya dilaksanakan secara digital. Ujian ini akan melibatkan seluruh siswa kelas 7 dan 8 di sekolah tersebut, yang akan diadakan di gedung Al-Hikmah yang sudah dipersiapkan dengan fasilitas modern untuk mendukung pelaksanaan ujian berbasis digital.
Ujian Munaqosyah dan SAT bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan akademik siswa selama satu semester. Penggunaan teknologi dalam ujian, melalui aplikasi Bilter Exam, dipilih untuk memastikan proses penilaian yang efisien, efektif, serta memberikan hasil yang akurat dan objektif. Siswa diharapkan memiliki familiaritas dengan aplikasi ini untuk mengikuti ujian tanpa kendala teknis yang berarti.
Selain ujian digital, Ujian Munaqosyah juga akan mengevaluasi kemampuan siswa dalam konteks praktik atau tes lisan. Pendekatan ini dirancang untuk memberikan gambaran komprehensif tentang kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan yang telah mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari. Evaluasi akan dilakukan berdasarkan performa siswa dalam menjawab pertanyaan secara lisan dan kemampuan mereka dalam mengaplikasikan pengetahuan teoritis ke dalam praktik.
Hasil dari kedua ujian ini akan digunakan sebagai alat evaluasi bagi guru-guru untuk meningkatkan strategi pembelajaran di masa mendatang. Dengan demikian, Ujian Munaqosyah dan SAT berbasis digital ini tidak hanya penting untuk mengukur kemajuan akademik siswa, tetapi juga untuk memastikan pengembangan pendidikan yang lebih baik di SMP Bilingual Terpadu 2.
SMP Bilingual Terpadu
]]>
Pada tanggal 2 Januari 2024, semua guru dan murid di SMP Bilingual Terpadu dan SMP Bilingual Terpadu 2 dengan penuh antusias menyambut awal kegiatan belajar mengajar di semester 2. Ustaz Saiful Anshori, selaku Kepala Sekolah, memberikan dorongan semangat kepada seluruh siswa untuk meningkatkan dedikasi belajar di semester kedua ini. Mari bersama-sama menguatkan semangat agar kita terus berusaha belajar. Nikmati setiap tahapan dalam perjalanan pendidikan kalian, karena setiap pelajaran merupakan kunci untuk membuka peluang baru menuju kesuksesan di masa depan.
SMP Bilingual Terpadu 2
]]>
Selasa (7/3), tepat pukul 21.00 WIB, sebanyak 8 armada bus yang membawa 360 siswa kelas IX dan 23 guru pendamping SMP Bilingual Terpadu dan SMP Bilingual Terpadu 2 diberangkatkan menuju Kota Yogyakarta untuk melaksanakan kegiatan Survival Character. Tentunya, Survival Character tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena ini kali pertama siswa kelas IX melaksanakan pembelajaran di luar kelas terjauh pascapandemi.
Tujuan dari kegiatan ini adalah agar siswa lebih bersemangat menumpuh ujian akhir sekolah dan memberikan bekal pengalaman belajar di luar kelas dalam berinteraksi, berdiskusi, dan mengambil keputusan melalui proyeksi kegiatan Survival Charakter karena belajar tidak terbatas ruang dan waktu, belajar tidak harus bersama guru sebab siapa saja dan apa saja dapat menjadi guru. Apalagi Kota Yogyakarta kaya akan budaya, objek wisata, dan segala jenis bidang usaha ada di sana, jadi sangat tepat untuk dijadikan sebagai tempat edukasi yang menyenangkan bagi siswa kelas IX. Selain itu, kegiatan survival karakter ini dilaksanakan sebagai tambahan pengalaman bagi para siswa untuk menguatkan dirinya sebelum mereka menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Adapun tempat-tempat yang dipilih sebagai sarana edukasi di antaranya Kampung Batik Giriloyo, Wisata Edukasi Skedupark, Pabrik Bakpia 25, dan Malioboro. Seluruh siswa sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini. “Belajar sembari healing” begitu kata mereka. Semoga setelah ini mereka dapat memetik pembelajaran bermakna dari setiap kegiatan yang mereka lalui. SMR.
SMP Bilingual Terpadu 2
]]>