?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>

Tomat atau rangam (Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum) adalah tumbuhan dari keluarga Solanaceae, tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru. Tomat merupakan tumbuhan siklus hidup singkat, dapat tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter. Tumbuhan ini memiliki buah berwarna hijau, kuning, dan merah yang biasa dipakai sebagai sayur dalam masakan atau dimakan secara langsung tanpa diproses. Tomat memiliki batang dan daun yang tidak dapat dikonsumsi karena masih sekeluarga dengan kentang dan terung yang mengadung alkaloid.
Cara menanam tanaman tomat adalah disemai lebih dahulu, setelah tumbuh 4 daun sejati kemudian ditanam (dijadikan bibit terlebih dahulu). Panen dimulai usia 9 minggu setelah tanam selanjutnya setiap 5 hari.
Kata “tomat” berasal dari kata dalam bahasa Nahuatl, tomatl (diucapkan: /tɔ.matɬ/). Salah satu produk buatan hasil olahan tomat yang digemari, yaitu saus tomat. Hampir di berbagai negara memproduksi saus tomat. Saus tomat sendiri banyak dimanfaatkan untuk bumbu tambahan dalam mengolah berbagai masakan. Saus tomat juga dapat disajikan langsung bersama burger, sandwich, dan banyak lagi yang lainnya. Selain untuk tambahan dalam mengolah makanan, tomat juga dapat diolah menjadi jus tomat.
Menurut tulisan karangan Andrew F. Smith “The Tomato in America”, tomat kemungkinan berasal dari daratan tinggi pantai barat Amerika Selatan. Setelah Spanyol menguasai Amerika Selatan, mereka menyebarkan tanaman tomat ke koloni-koloni mereka di Karibia. Spanyol juga kemudian membawa tomat ke Filipina, yang menjadi titik awal penyebaran ke daerah lainnya di seluruh benua Asia. Spanyol juga membawa tomat ke Eropa. Tanaman tomat tumbuh dengan mudah di wilayah beriklim Mediterania.

Selain rasanya yang enak dan cocok diolah menjadi apa saja, tomat juga kaya akan vitamin dan banyak nutrisi lainnya.
Ada beberapa vitamin yang terkandung dalam tomat, yaitu:
Itu tadi berbagai vitamin yang terkandung dalam tomat. Selain vitamin, buah ini juga memiliki banyak nutrisi penting lain. Termasuk kalium, yang bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah dan pencegahan penyakit jantung.
Kandungan air dalam tomat adalah sekitar 95 persen, sedangkan 5 persen lainnya terdiri dari karbohidrat dan serat. Karbohidrat dalam tomat berukuran sedang (123 gram) adalah sekitar 5 gram.
Sementara itu, kandungan serat dalam tomat adalah sekitar 1,5 gram, dari buah tomat yang berukuran sedang. Sebagian besar serat dalam tomat adalah jenis serta tidak larut, berupa hemiselulosa, selulosa, dan lignin.
Selain berbagai vitamin yang terkandung dalam tomat yang tadi dijelaskan, buah ini juga mengandung banyak senyawa penting, seperti:
Berkat vitamin yang terkandung dalam tomat, dan berbagai nutrisi lainnya, tak heran jika buah ini punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut ini beberapa manfaat tomat untuk kesehatan yang perlu diketahui:
Penyakit jantung adalah penyebab kematian paling umum di dunia. Kandungan kalium dapat membantu memelihara kesehatan jantung. Selain itu, likopen dalam buah ini juga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat, yang menjadi salah satu faktor risiko penyakit jantung.
Kanker adalah pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali dan bisa menyebar di dalam tubuh. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah tomat, diyakini mampu menurunkan risiko kanker. Namun, penelitian lebih lanjut mengenai ini masih diperlukan.
Seperti dijelaskan tadi, vitamin C adalah salah satu vitamin yang terkandung dalam tomat. Vitamin ini telah lama diyakini bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit.
Itulah pembahasan mengenai vitamin yang terkandung dalam tomat, nutrisi penting lainnya, dan manfaat kesehatan yang bisa didapatkan. Dapat diketahui bahwa buah ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh karena kaya akan nutrisi.
Ada lebih dari 7.500 jenis tomat yang ada di seluruh dunia. Namun, yang umum diperjual belikan di Indonesia secara komersial setidaknya ada lima.
1. Tomat Biasa

Tomat biasa lebih dikenal sebagai tomat sayur, dan mudah sekali ditemukan di pasar. Bentuknya tidak teratur, bisa bulat atau sedikit lonjong.
Kandungan asam sitrat pada tomat membuatnya menjadi penyedap alami untuk olahan-olahan sayur. Teksturnya yang lembut tidak akan merusak tekstur sayuran anda, khususnya pada sayuran berkuah.
2. Tomat Apel

Tomat Apel berbentuk bulat seperti buah apel dan teksturnya padat. Jenis tomat ini cenderung manis, sehingga cocok dijadikan sebagai jus.
Meski demikian, anda juga pasti sering menemukan tomat ini pada sajian salad, atau dalam isian burger. Karena itulah tomat apel juga dijuluki slicing tomatoes. Teksturnya yang padat menjadikan tomat apel sangat cocok untuk kedua hidangan tersebut.
3. Tomat Gondol

Tomat gondol berbentuk agak lonjong dan keras. Tomat ini sering dijadikan campuran masakan, dan mudah ditemukan di pasar.
Kulitnya tebal, dapat disimpan lebih lama, dan tahan pengangkutan jarak jauh. Karena itulah tomat ini sering dipilih sebagai pengganti tomat sayur.
4. Tomat Hijau

Dari namanya sudah ketahuan, ya. Tomat ini tentu berwarna hijau. Teksturnya agak keras karena sedikit kandungan air.
Sebenarnya tomat ini adalah tomat yang dipanen sebelum matang, lho. Tomat hijau biasa digunakan sebagai bahan tumisan dan sayuran berkuah karena dapat membuat rasa masakan asam segar.
5. Tomat Ceri

Tomat ceri berbentuk bulat kecil seperti buah ceri. Warna tomat ini oranye kemerahan atau merah terang.
Rasa tomat ceri cukup manis dan mengandung cukup banyak air. Umumnya tomat ceri digunakan sebagai pelengkap salad, atau dimakan dalam keadaan segar.
https://id.wikipedia.org/wiki/Tomat
https://www.halodoc.com/artikel/berbagai-vitamin-yang-terkandung-dalam-tomat
https://resepkoki.id/mengenal-jenis-jenis-tomat-di-pasaran/
]]>
Amaranthus tricolor , dikenal sebagai bayam yang dapat dimakan , adalah spesies tumbuhan berbunga dalam genus Amaranthus , bagian dari famili Amaranthaceae .
Tanaman ini sering dibudidayakan untuk keperluan hias dan kuliner. Ini dikenal sebagai bireum di Korea; tampala , tandaljo , atau tandalja bhaji di India; callaloo di Karibia ; dan mantel Joseph di daerah lain, setelah tokoh alkitabiah Joseph , yang dikatakan mengenakan mantel dengan banyak warna. Meskipun berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara, A. tricolor adalah salah satu dari beberapa spesies bayam yang dibudidayakan di daerah hangat di seluruh dunia. Kultivar memiliki dedaunan kuning, merah, dan hijau yang mencolok.
![]()
Ada varian lain bernama Amaranthus gangeticus dianggap sebagai sinonim dari A. tricolor, tetapi telah diakui sebagai spesies terpisah di masa lalu. A. gangeticus juga dikenal sebagai bayam kepala gajah . Ini adalah tanaman berbunga tahunan dengan bunga ungu tua. Tingginya bisa mencapai 2–3 kaki (0,61–0,91 m). Di Bangladesh , telah digunakan sebagai sayuran berdaun. Ini dapat menghambat retensi kalsium dalam diet berbasis nasi.
Budidaya bayam merah atau Amaranthacea gangeticus, sebetulnya cukup menguntungkan. Maklum, sayuran ini tak mengenal musim alias dapat tumbuh sepanjang Tahun. Tanaman ini dapat dibudidayakan di daerah yang beriklim panas maupun dingin. Namun, bayam merah tumbuh subur di dataran rendah pada lahan terbuka yang udaranya agak panas.
Bayam merah membutuhkan waktu panen 20-25 hari sejak ditanam. Pada usia tersebut, bayam merah masih segar dan belum sempat terkena hama atau penyakit. Itu sebabnya, sayuran ini baik bagi tubuh. Panen bayam merah ini tergolong lebih cepat dibandingkan bayam biasa yang membutuhkan waktu panen sekitar 30 hari. Saat dipanen, bayam merah sudah memiliki tinggi sekitar 20 sentimeter (cm).
Namun, untuk dapat berbunga dan menghasilkan biji, bayam merah harus dibiarkan sampai usia 45-50 hari. Nah, sebelum biji ditanam, lahan sebaiknya dicangkul dulu sedalam 20 cm hingga 30 cm supaya gembur, dan usahakan lahan mendapatkan cahaya matahari penuh. Tiga hari sebelum biji ditanam, lahan ditebar pupuk kandang.
a. Syarat Tumbuh
Bayam akan tumbuh dengan baik apabila di tanam di dataran tinggi dengan tanah gembur berunsur hara tinggi, curah hujan sekitar 1500 mm per tahun dengan suhu udara berkisar antara 16°C-20°C, derajat keasaman atau pH tanah sekitar 6-7, ketersediaan air cukup. Tapi perlu diingat bayam harus ditanam pada tempat atau lahan yang tidak terkena angin terlalu kencang karena jika terlalu kencang dapat menyebabkan tanaman roboh atau tumbang.
b. Persiapan Lahan Tanam Bayam Merah
Lahan yang akan digunakan untuk budidaya bayam merah di olah terlebih dahulu. Lakukan penggemburan lahan tanam dengan cara dicangkul ataupun di bajak. Selanjutnya buatlah bedengan-bedengan tanam dengan ukuran sekitar 100 cm – 200 cm untuk lebarnya dan sekitar 30 cm untuk tingginya dan untuk panjangnya dapat disesuaikan dengan panjang lahan tanam.Beri jarak antar bedengan sekitar 30 cm untuk drainase lahan. Jika sudah, lakukan pemupukan dasar secar merata pada bedengan dan tutup tipis dengan tanah kembali.
c. Pembibitan dan Penanamn Bayam Merah
Benih bibit dapat anda peroleh dari bunga tanaman bayam merah, bunga tersebut anda petik kemudian jemur hingga kering, pisahkan kulit dan kotoran yang ada pada benih lalu simpan benih tersebut sebelum ditanam. Bagi anda yang tidak ingin ribet anda dapat membeli benih tersebut di toko pertanian.
Penanaman bayam merah dapat dilakukan secara langsung dengan cara menebarkannya pada bedengan-bedengan yang telah disiapkan. Namun sebelum ditebar, bibit bayam yang berukuran sangat kecil dapat anda campurkan dengan tanah terlebih dahulu. Selain dengan cara tersebut penanaman juga dapat diawali dengan penyemaian terlebih dahulu baru di tanam pada bedengan yang telah disiapkan.
d. Hama dan Penyakit Bayam Merah
Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman bayam merah antara lain ulat, tungau, kutu daun, lalat dan penyakit busuk daun. Untuk mengatasi hama anda dapat melakukan sanitasi pada lahan, membuang bagian tanaman yang terserang hama tersebut atau bisa juga dengan cera menyemprotkan insektisida yang sesuai dengan dosis yang ditentukan. Untuk mengatasi penyakit yang menyerang tanaman bayam merah anda dapat melakukan pengendalian dengan cara menyemprotkan fungisida yang sesuai dengan dosis dan ketentuan.
e. Pemanenan Bayam Merah
Pemanenan bayam merah dapat dilakukan dengan cara mencabut atau memetik batang dan daun mudanya. Anda tinggal memilih mana yang paling mudah menurut anda.
Bayam merah masuk ke dalam kelompok Amaranthus tricolor dan memiliki nama latin Blitum rubrum.
Sama halnya dengan bayam hijau, bayam ini juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang tak kalah baik.
Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram bayam merah memiliki kandungan gizi sebagai berikut.
Bayam termasuk sayuran tropis yang bisa tumbuh sepanjang tahun dan bisa Anda temukan pada ketinggian 5-200 mdpl.
Bayam merah mengandung pigmen merah sehingga tinggi kadar flavonoid yang bisa menangkal radikal bebas.
Flavonoid merupakan bagian dari antioksidan yang bisa Anda temukan dalam makanan.
Beberapa manfaat bayam merah sudah terbukti oleh banyak penelitian. Namun, ada juga yang membutuhkan penelitian lanjutan guna memastikan manfaatnya.
Secara umum, berikut berbagai manfaat bayam merah untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui.
Hemoglobin adalah protein kaya zat besi yang memberikan warnah merah pada darah. Protein ini berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, terutama paru-paru.
Orang dengan penyakit anemia biasanya tidak memiliki kadar hemoglobin yang cukup dalam tubuh. Akibatnya, mereka lebih sering merasa lelah dan lemas.
Kabar baiknya, rutin mengonsumsi bayam merah memiliki khasiat dalam meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh.
Hal ini berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia pada tahun 2014.
Penelitian tersebut melaporkan, minum perasan daun bayam berwarna merah dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah.
Sayangnya, penelitian ini masih dalam skala kecil dan pengujiannya lewat tikus.
Oleh sebab itu, masih butuh banyak penelitian lanjutan guna memastikan manfaat bayam merah pada manusia.
Salah satu tantangan terbesar pasien diabetes adalah mempertahankan kadar gula darah normal.
Sedikit saja orang dengan diabetes abai dalam urusan makanan, maka kadar gula dalam darahnya bisa naik dan turun secara drastis.
Bayam merah memiliki manfaat dan khasiat untuk penderita diabetes.
Jurnal dari Tropical Journal of Pharmaceutical Research menunjukkan bahwa bayam merah memiliki khasiat sebagai antidiabetes.
Selain itu, bayam merah juga memiliki khasiat sebagai antihiperlipidemik dan antioksidan berkat kandungan tanin serta polifenol.
Tidak hanya mengurangi kadar gula darah, serat yang terkandung di dalam bayam ini juga membantu mengontrol kadar kolesterol dan trigliserida.
Meski begitu, penelitian ini belum teruji secara klinis pada manusia. Masih butuh banyak penelitian lanjutan untuk memastikan manfaat bayam merah ini bagi tubuh manusia.
Penelitian dari Comprehensive Reviews In Food Science and Food Safety menunjukkan bahwa bayam merah memiliki kandungan antioksidan polifenol yang tinggi.
Asupan antioksidan dalam tubuh diyakini dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, pembuluh darah, dan kanker.
Akan tetapi, manfaat satu ini memerlukan studi lanjutan dengan cakupan yang lebih luas.
Penelitian tentang kandungan oksidan dalam bayam merah yang ada hanya sebatas penelitian laboratorium.
Dalam 100 gram bayam merah, mengandung 62 miligram vitamin C.
Kandungan vitamin C tersebut mampu mengatasi infeksi dan mempercepat proses penyembuhan ketika sedang sakit.
Vitamin C juga bisa menangkal radikal bebas yang berhubungan dengan penyakit kanker.
Protein memiliki fungsi memproduksi enzim dan hormon untuk menjaga fungsi sel dan organ tubuh. Selain itu, protein juga memiliki manfaat dalam menjaga otot, tulang, dan kulit.
Untuk meningkatkan protein dalam tubuh, Anda bisa mengonsumsi bayam merah. Pasalnya, dalam 100 gram bayam merah memiliki kandungan 2,2 gram protein.
Bayam merah termasuk protein nabati yang rendah lemak daripada daging merah. Selain itu, protein hewani cenderung mengandung kolesterol, sedangkan nabati tidak.
https://en.wikipedia.org/wiki/Amaranthus_tricolor
https://www.faunadanflora.com/cara-menanam-bayam-merah/
https://hellosehat.com/nutrisi/fakta-gizi/manfaat-bayam-merah/
]]>
Sansevieria atau lidah mertua adalah marga tanaman hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah karena tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari. Sansevieria memiliki daun keras, sukulen, tegak, dengan ujung meruncing.
Sanseviera dikenal dengan sebutan tanaman lidah mertua karena bentuknya yang tajam. Sanseviera tak hanya sebagai tanaman hias, tapi juga memiliki manfaat untuk menyuburkan rambut, mengobati diabetes, wasir, hingga kanker ganas. Sementara seratnya digunakan sebagai bahan pakaian. Di Jepang, Sanseviera digunakan untuk menghilangkan bau perabotan rumah di ruangan.
Dibanding tumbuhan lain, Sanseviera memiliki keistimewaan menyerap bahan beracun, seperti karbondioksida, benzene, formaldehyde, dan trichloroethylene. Sehingga sansevieria dikenal juga sebagai tumbuhan yang membersihkan udara terutama dari asap rokok jika di letakan di dalam ruangan.
Sansevieria dibagi menjadi dua jenis, yaitu jenis yang tumbuh memanjang ke atas dengan ukuran 50–75 cm dan jenis berdaun pendek melingkar dalam bentuk roset dengan panjang 8 cm dan lebar 3–6 cm. Kelompok panjang memiliki daun meruncing seperti mata pedang, dan karena ini ada yang menyebut Sansevieria sebagai tanaman pedang-pedangan.
Tumbuhan ini berdaun tebal dan memiliki kandungan air sukulen, sehingga tahan kekeringan. Namun dalam kondisi lembap atau basah, sansiviera bisa tumbuh subur.
Warna daun Sansevieria beragam, mulai hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak, dan warna kombinasi putih kuning atau hijau kuning. Motif alur atau garis-garis yang terdapat pada helai daun juga bervariasi, ada yang mengikuti arah serat daun, tidak beraturan, dan ada juga yang zig-zag.
Keistimewaan lidah mertua adalah memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan. Penelitian NASA bekerja sama dengan ALCA telah menemukan bukti-bukti bahwa tanaman ini secara alami mampu mengurangi polusi tersebut.
Ditinjau berdasarkan jenisnya sansevieria ada dua jenis yakni yang pertama yaitu sansevieria keturunan asli/spesies sedangkan yang kedua adalah jenis hasil persilangan/hibridasi yang bisa disebut dengan jenis sansevieria hibrid.
Dari bentuk hibrid inilah sansevieria akan tercipta dengan karakter dan fisik yang berbeda dari induknya atau yang sering disebut dengan spesies hibrid atau sansevieria hibrid. Mutasi sansevieria juga dapat terjadi dari perbanyakan melalui stek daun.
Cara Menanam Lidah Mertua

1. Pilih pot dengan lubang drainase di bagian bawah. Pot terakota cocok jadi pot yang direkomendasikan untuk lidah mertua. Karena pot ini akan memungkinkan tanah lebih mudah mengering daripada pot plastik.
2. Gunakan campuran tanah yang mengering dengan baik. Campuran tanah yang digunakan untuk kaktus dan sukulen jadi pilihan yang ideal, karena akan lebih tahan terhadap air yang terlalu jenuh.
3. Saat repotting lidah mertua, jangan menguburnya terlalu dalam. Tanaman harus ditanam sedalam wadah sebelumnya. Repotting merupakan tindakan untuk memindahkan tanaman ke pot baru untuk menjaga pertumbuhannya dengan baik. Maka pastikan kamu memilih pot yang sesuai dengan ukuran tanaman. Dan jangan lupa pastikan alat yang kamu gunakan dalam keadaan bersih.
4. Tanaman lidah mertua menyukai lokasi yang memiliki cahaya terang dan teduh. Menariknya tanaman hias ini juga dapat mentolerir sinar matahari langsung. Meski begitu, lidah mertua juga dapat tumbuh dengan baik di area yang minim pencahayaan, meskipun dampaknya proses pertumbuhan akan lebih lambat.
5. Simpan tanaman di tempat yang hangat, dengan suhu di atas 50 °F (10 °C). Sedangkan pada musim dingin, jauhkan tanaman ini dari jendela yang dapat memberikan akses angin dingin.
Cara Merawat Lidah Mertua
Dalam Ruangan

1. Lidah mertua cocok di area yang memiliki pencahayaan terang. Tapi tanaman hias ini tetap dapat beradaptasi dengan ruangan yang memiliki pencahayaan minim. Sehingga kamu bisa meletakkannya di dalam ruangan untuk menambah kecantikan lingkungan.
2. Jangan berikan air secara berlebihan pada tanaman lidah mertua. Biarkan tanah sedikit mengering sebelum kamu melakukan penyiraman. Kamu bisa menggunakan tanah pot kaktus atau menambahkan pasir kasar ke tanah pot biasa untuk menyediakan drainase yang dibutuhkan tanaman ini.
3. Pot yang ideal untuk sansevieria terbuat dari tanah liat karena tanah liat bersifat porous sehingga tanah akan lebih cepat kering daripada di dalam pot plastik. Pot plastik menahan kelembapan untuk tanaman yang membutuhkan tanah lembap sehingga dapat menyebabkan pembusukan pada akar.
4. Tanaman lidah mertua tidak menyukai suhu yang terlalu dingin. Sebagai tanaman tropis, lidah mertua disarankan berada di area yang memiliki suhu hangat. Mereka lebih menyukai suhu mulai dari 70°F hingga 90°F.
5. Saat repotting tanaman lidah mertua, pilihlah pot yang dangkal dan lebar. Kamu bisa melakukan repotting pada tanaman lidah mertua setiap satu tahun sekali. Repotting bisa disarankan dilakukan pada musim semi.
6. Dalam merawat lidah mertua di area indoor, kamu bisa menggunakan pupuk seimbang (10-10-10 atau 8-8-8) yang diencerkan menjadi setengah takaran. Ingat, tanaman lidah mertua tidak boleh dibuahi selama musim dingin. Cara ini akan membantu proses pertumbuhan tanaman agar lebih sehat dan tidak mudah layu.
Luar Ruangan

1. Seperti halnya pada perawatan indoor, hindari pemberian air yang berlebihan pada tanaman lidah mertua. Jika berada di area yang terlalu basah, tanaman hias ini justru akan membusuk dan cepat mati. Meski begitu sisi positifnya adalah dengan kutikula tebal pada daunnya akan mencegah layu dalam kondisi kering.
2. Dalam pertumbuhannya, lidah mertua akan lebih baik jika mendapat paparan sinar matahari sedang yang teduh. Tanaman hias ini membutuhkan sinar matahari untuk menjaga kualitas warnanya. Namun berhati-hati juga, cahaya yang terlalu rendah justru akan membuat tanaman menjadi lemah dan mudah layu.
3. Sebagai tanaman yang mudah beradaptasi, lidah mertua pun bisa kamu pindahkan perawatannya dari indoor ke area outdoor. Namun kamu perlu melakukan hal ini secara bertahap. Cara ini dilakukan untuk menjaga kualitas warnanya agar tetap cantik. Pertama letakkan tanaman lidah mertua di tempat yang terlindung dan memiliki sedikit tempat teduh selama satu atau dua jam, lalu kembalikan ke dalam ruangan.
Pada hari kedua, letakkan tanaman di tempat yang sama dengan durasi waktu tidak terlalu lama. Selanjutnya pada hari ketiga, letakkan di tempat yang akan mendapat lebih banyak sinar matahari. Nah setiap harinya, tambah durasi tanaman saat diletakkan pada area outdoor. Diperlukan waktu hingga dua minggu untuk berhasil memindahkan tanaman dari area indoor ke area outdoor.
5. Sebagai tanaman tropis, lidah mertua tidak menyukai suhu yang terlalu dingin. Lidah mertua disarankan berada di area yang memiliki suhu hangat. Sama seperti perawatan di area indoor, mereka lebih menyukai suhu mulai dari 70°F hingga 90°F. Hindari suhu di bawah 50°F karena akan memberikan dampak buruk pada pertumbuhan tanaman lidah mertua.
6. Kamu bisa melakukan repotting pada tanaman lidah mertua setiap satu tahun sekali. Repotting bisa disarankan dilakukan pada musim semi. Disarankan untuk memilih pot yang dangkal dan lebar untuk lidah mertua.
https://id.wikipedia.org/wiki/Sansevieria
https://www.brilio.net/wow/cara-menanam-lidah-mertua-untuk-pemula-mudah-dilakukan-210308j.html
]]>
Belimbing / Belimbing Manis adalah tumbuhan penghasil buah berbentuk khas yang berasal dari Indonesia, India, dan Sri Lanka. Saat ini, belimbing telah tersebar ke penjuru Asia Tenggara, Republik Dominika, Brasil, Peru, Ghana, Guyana, Tonga, dan Polinesia. Usaha penanaman secara komersial dilakukan di Amerika Serikat, yaitu di Florida Selatan dan Hawaii. Di Indonesia, buah ini menjadi ikon kota Depok, Jawa Barat, sejak tahun 2007.
Pohon ini memiliki daun majemuk yang panjangnya dapat mencapai 50 cm, bunga berwarna merah muda yang umumnya muncul di ujung dahan. Pohon ini bercabang banyak dan dapat tumbuh hingga mencapai 5 m. Tidak seperi tanaman tropis lainnya, pohon belimbing tidak memerlukan banyak sinar matahari. Penyebaran pohon belimbing sangat luas, karena benihnya disebarkan oleh kelelawar.
Habitus pohon, tinggi mencapai 12 meter, diameter batang mencapai 30 cm, tajuk tidak beraturan. Batang berkayu, tegak bulat, bercabang-cabang, coklat kotor. Permukaan batang yang telah tua kasar dan terdapat banyak tonjolan. Tidak berbanir.
Daun majemuk, menyirip, bulat telur, ujung runcing, pangkal membulat, tepi rata, bertangkai pendek, anak daun dua belas, pertulangan daun menyirip, warna hijau.
Bunga majemuk, bentuk malai, pada ranting atau ketiak daun, kelopak panjangnya kurang lebih 4 mm, warna merah, daun mahkota pada bagian tengah bergandengan.
Buah buni, masih muda hijau setelah tua kuning kehijauan, seing disebut juga fruit star karena jika diiris melintang akan berbentuk seperti bintang. Biji lanset, pipih, masih muda putih, setelah tua coklat kehitaman.

Buah belimbing berwarna kuning kehijauan. Saat baru tumbuh, buahnya berwarna hijau. Jika dipotong, buah ini mempunyai penampang yang berbentuk bintang. Berbiji kecil dan berwarna coklat. Buah ini renyah saat dimakan, rasanya manis dan sedikit asam. Buah ini mengandung banyak vitamin C.
Salah satu jenis dari belimbing, yang disebut belimbing wuluh, sering digunakan untuk bumbu masakan, terutama untuk memberi rasa asam pada masakan.
Salah satu wilayah yang terkenal akan produksi belimbing adalah Demak, Jawa Tengah. Belimbing Demak terkenal berukuran besar, warnaya kuning cerah dan rasanya manis.
Taksonomi
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Sub Kelas : Rosidae
Ordo : Oxalidales
Famili : Oxalidaceae
Genus : Averrhoa
Spesies : Averrhoa carabola L.
Buah belimbing kaya akan serat dan vitamin C. Dalam satu buah belimbing berukuran sedang (90 gram), setidaknya terkandung 3 gram serat, 1 gram protein, serta dapat memenuhi 52% kebutuhan harian tubuh akan vitamin C.
Selain kaya serat dan vitamin, buah belimbing juga dikenal rendah kalori. Dalam satu buah belimbing berukuran sedang, terdapat sekitar 30 kalori dan 5 gram karbohidrat.
Buah belimbing juga mengandung mineral yang baik bagi kesehatan, di antaranya adalah zat besi, magnesium, mangan, potasium, β-karoten, serta sejumlah vitamin, mulai dari vitamin A, B9 (asam folat), B3 (niasin), dan vitamin C (asam L-askorbat).

Berikut ini adalah beberapa manfaat belimbing untuk kesehatan tubuh yang perlu Anda ketahui:
Sebuah penelitian menunjukkan manfaat buah belimbing dalam membantu menurunkan berat badan. Hal ini karena belimbing termasuk buah yang rendah kalori dan mengandung banyak serat, sehingga bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan menurunkan berat badan.
Tingginya kandungan serat tidak larut air (insoluble fiber) pada buah belimbing dinilai dapat menghambat penyerapan glukosa, sehingga mampu menurunkan dan mencegah lonjakan kadar gula darah.
Manfaat belimbing ini tentu sangat baik dirasakan oleh penderita diabetes yang ingin mengendalikan kadar gula darahnya.
Manfaat belimbing selanjutnya yang tak kalah penting adalah mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Buah belimbing kaya akan vitamin C yang berperan dalam mengurangi peradangan dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Bahkan, buah belimbang yang memiliki berat 90 gram sudah mampu memenuhi sekitar 50% dari kebutuhan vitamin C harian Anda.
Berkat kandungan seratnya yang cukup tinggi, buah belimbing juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Tidak hanya berguna untuk membantu melancarkan pencernaan, belimbing juga dapat meredakan gejala sembelit, kembung, dan diare.
Tingginya kandungan natrium dan kalium dalam belimbing dapat bertindak sebagai elektrolit dalam tubuh. Hal ini tentu berguna untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dan memastikan detak jantung tetap teratur.
Tak hanya itu, berkat kandungan antioksidan di dalamnya, buah ini juga mampu menangkal efek radikal bebas yang bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler dan stroke.
Sebuah penelitian menunjukkan manfaat buah belimbing dalam mencegah risiko terkena penyakit kanker. Hal ini terjadi berkat kandungan antioksidan beta karoten dalam buah belimbing yang dapat menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker, terutama kanker lambung dan kanker usus besar.
Meski terdapat beragam manfaat belimbing, penting untuk diperhatikan bahwa beberapa khasiat tersebut masih membutuhkan bukti dan penelitian lebih lanjut.
Tak hanya itu, perlu diingat juga bahwa mengonsumsi belimbing secara berlebihan juga bisa menimbulkan efek buruk pada sebagian orang, terutama pada penderita gangguan ginjal.
Hal ini karena belimbing mengandung asam oksalat dalam jumlah besar. Jika dikonsumsi secara rutin, belimbing bisa menyebabkan masalah neurologis, seperti kebingungan, kejang, bahkan kematian.
Oleh karena itu, jika Anda ingin merasakan manfaat belimbing tetapi memiliki kondisi atau masalah medis tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu guna mendapatkan saran yang sesuai.
Beberapa Varietas Belimbing antara lain :

Belimbing ini berasal dari Thailand. Namun, tidak ada kejelasan mengenai masuknya varietas ini ke Indonesia, karena banyak versi cerita masyarakat dari mulut ke mulut. Belimbing bangkok memiliki ciri di antaranya warna buah kuning kemerahan saat matang serta belimbingannya agak melebar dan pipih dengan bagian pinggir tetap berwarna hijau meskipun buah sudah tua. Rasa daging buahnya manis dan mengandung banyak air. Berat rata-rata sekitar 165 gram/buahKemukus, merupakan salah satu jenis tanaman obat yang sangat banyak kegunaannya, sehingga dibutuhkan oleh industri obat tradisional. Buah kemukus berkhasiat untuk obat pada penyakit gonorrhoea, penyakit kelamin, bronkhitis, disentri, radang selaput lendir saluran kemih, penyakit perut, dan obat mencret

Demak memiliki warna daun hijau tua, permukaan daun cekung, daun tipis, duduk daun berhadapan, bentuk daun bundar telur, pangkal daun membulat pada daun yang paling atas dan asimetrik pada daun yang di pinggir, ujung daun meruncing . Bentuk bunga bulat, kecil, tersusun dalam suatu tandan, warna tandan bunga merah tua, warna mahkota bunga merah keunguan sedangkan warna benang sari kekuningan. Jumlah bunga per tandan antara 1–3 buah. Petal bejumlah 5 buah berwarna ungu tua, terdapat benang sari di bagian bawah ovul, dan mempunyai putik berbentuk tabung. Buah muda berwarna hijau muda, sedangkan buah matang berwarna putih kekuningan, buah matang dapat dipanen 65 hari setelah berbunga, Rasa buah manis asam, kurang renyah dan mengandung banyak air.

Di Indonesia, varietas jenis belimbing asal Demak ini sudah sangat terkenal, bersama dengan jenis varietas satu daerahnya, yakni demak kunir dan demak jingga. Dari bibit dan sosok tananaman nya , ketiga varietas tersebut sulit dibedakan. Produksi per pohon berkisar 150-350 buah dengan bobot 200-400 gram /buah. Bentuk buah lonjong dan lebar memipih dengan daging yang tipis.
Belimbing Demak Kunir sama populernya dengan demak kapur. Bibit dan sosok tanamannya hampir sama dengan varietas demak kapur. Produksi buah per pohon. Perbedaannya terletak pada warna buah, terutama buah yang sudah matang., Varietas demak kunir memiliki warna kulit buah kuning keemasan, sehingga lebih menarik dibandingkan demak kapur. Aroma yang dikeluarkan pun harum namun mengandung air.

Belimbing dewi yang muncul pada tahun 1980 merupakan hasil kontes buah-buahan yang diikuti oleh salah satu kebun pembibitan. Sekilas, Belimbing ini mirip belimbing Bangkok. Namun belimbing dewi tergolong buah asli lokal dari daerah Pasar Minggu. Belimbing dewi sangat populer karena memiliki banyak kelebihan. Ukuran buahnya cukup besar. Panjang buah bisa mencapai lebih dari 15 cm dengan diameter ;enoj daro 10 cm. Berat rata-rata 200-250 gram perbuah, bahkan ada yang mencapai 500 gram.
Buah yang matang berwarna kuning kemerahan dan mengilap dengan pinggiran berwarna hijau, sehingga membuat belimbing ini tampak menarik. daging buahnya padat, manis dan mengandung sedikit air. Belimbing dewi tahan disimpan lama pada suhu kamar. Selain itu jenis ini mempunyai tajuk daun yang rimbun dan berbuah lebat. Buah belimbing dewi cukup terkenal karena kualitasnya, sehingga banyak dikoleksi dan ditangkarkan. Tanaman ini juga cocok ditanam sebagai tabulampot.

Varietas Sembiring memiliki warna daun hijau tua, permukaan daun cekung, daun lebih kaku, duduk daun berseling, bentuk daun bundar telur, pangkal daun runcing pada daun yang paling atas, asimetrik pada daun yang di pinggir, ujung daun meruncing . Bunga dan coraknya mirip dengan bunga belimbing Varietas Filipin, tetapi sepalnya lebih besar, terbuka dan terpisah berbeda dengan waktu buah juvenil. Buah muda berwarna hijau muda, buah matang kuning tua. Buah matang 70 hari setelah berbunga rasanya manis asam dan banyak mengandung air.
https://id.wikipedia.org/wiki/Belimbing
https://dlh.probolinggokab.go.id/belimbing/
https://dinkes.jogjaprov.go.id/berita/detail/kandungan-dan-manfaat-belimbing-bagi-kesehatan-tubuh
https://www.alodokter.com/kandungan-dan-manfaat-belimbing-bagi-kesehatan-tubuh
http://cybex.pertanian.go.id/artikel/97642/mengenal-beberapa-varietas-belimbing–averrhoa-carambola-/
]]>