?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>










































Santri SMP Bilingual Terpadu 2 berkesempatan mengikuti Interactive Workshop bersama konten kreator Anak Kampus English yang dipandu oleh Miss Vega Putri Varisah dan Miss Ziyyanida Musafiroh. Melalui berbagai games, speaking challenge, diskusi interaktif, dan praktik berbicara, para peserta diajak untuk lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
Tak hanya itu, para siswa juga berkesempatan memproduksi video berbahasa Inggris sebagai hasil (output) dari pelatihan yang telah mereka ikuti. Video tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan berkomunikasi, serta kepercayaan diri mereka dalam menggunakan bahasa Inggris, sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai konten edukatif media sosial sekolah.
Terima kasih kepada Anak Kampus English atas ilmu, motivasi, dan pengalaman berharga yang telah dibagikan kepada seluruh peserta. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal bagi siswa untuk terus berkembang, berkarya, dan berani menggunakan bahasa Inggris dalam berbagai kesempatan. 








Opening Mission – Menjawab pertanyaan untuk mendapatkan Peta Harta Karun.
Pos 1: Sentence Builder – Menyusun kalimat bahasa Inggris yang tepat.
Pos 2: Word Sorting – Mengelompokkan kata (Fi’il & Isim) bahasa Arab.
Pos 3: Daily Activity – Storytelling singkat dalam bahasa Inggris.
Pos 4: Speaking Challenge – Berbicara bahasa Arab sesuai topik harian.
Last Mission Station – Misi akhir penentu kemenangan!
Bukan sekadar kompetisi, kegiatan interaktif ini dirancang untuk melatih rasa percaya diri, kerja sama tim, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis siswa dalam berbahasa asing secara menyenangkan.












Setelah bernostalgia lewat video, agenda sakral ini ditutup dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin dengan khusyuk oleh Ustaz Shofi. Acara diakhiri dengan prosesi bersalaman (mushafahah) penuh maaf antara santri, guru, murobbi, dan musyrif. Diiringi lantunan selawat nabi yang syahdu, satu per satu santri saling berpelukan dan berpamitan, menutup lembaran kisah putih biru mereka dengan air mata bahagia dan saling memaafkan.






Dalam untaian kalimat yang disampaikan, keduanya menyampaikan ungkapan terima kasih yang mendalam atas kesabaran para guru dan murobbi selama tiga tahun mendidik mereka. Permohonan maaf yang tulus atas segala khilaf juga terlontar, membuat sebagian besar santri dan ustaz/ustazah yang hadir ikut meneteskan air mata. Momen haru ini kemudian disusul oleh pesan nasihat terakhir dari Kepala Sekolah, Gus Mohammad Ulil Albab, S.Pd.I., yang meminta para santri untuk tetap menjaga nilai-nilai kepesantrenan di mana pun mereka melanjutkan perjuangan.





Kenang-kenangan tersebut diwujudkan dalam karya literasi nyata yang luar biasa, berupa buku antologi cerpen berjudul Diorama Aksara—yang mengangkat tema perbedaan sebagai keindahan kehidupan—serta kumpulan esai ilmiah berjudul Tadabbur dalam Kata Jilid II yang berisi analisis terhadap ayat Al-Qur’an, hadis, dan kitab yang telah dipelajari. Selain karya tulis, para santri juga mempersembahkan sebuah podium sebagai simbol kontribusi nyata untuk mendukung syiar ilmu di sekolah. Penyerahan ini diterima langsung dengan penuh bangga oleh Kepala SMP Bilingual Terpadu 2, Gus Mohammad Ulil Albab, S.Pd.I..


