?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
?>
Acara diawali dengan pembacaan Al-Qur’an secara bergiliran oleh para guru, dilanjutkan dengan doa khataman yang dipanjatkan bersama-sama. Dalam suasana yang penuh ketenangan dan kekhusyukan, momen ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan semangat kebersamaan serta memberikan dorongan moral dalam membimbing generasi Qur’ani.
Para ustaz dan ustazah berharap doa-doa yang dipanjatkan membawa keberkahan bagi para santri, memberikan mereka bimbingan serta kesuksesan di dunia dan akhirat. Kegiatan ini juga diharapkan menginspirasi para santri dengan semangat positif dalam menuntut ilmu di SMP Bilingual Terpadu 2.
]]>Kegiatan ini rutin diadakan setiap pekan di Pesantren Modern Al Amanah, dan beberapa sesi juga diadakan di rumah Ustaz Ilman Nafi’. Selain itu, setiap kali para peserta mencapai lima juz, KH. Ahmad Fathoni Dimyathi, LC akan membimbing tahsin mereka secara langsung di pesantrennya. Musyrif dan musyrifah STE angkatan pertama mengikuti program ini, dan nantinya seluruh musyrif dan musyrifah akan turut berpartisipasi setelah angkatan pertama menuntaskan hafalan 30 juz.

Proses talaqqi sanad berlangsung secara terstruktur. Setiap pekan, Ustaz Muhammad Ilman Nafi’ hadir di pesantren sebagai perwakilan untuk mendengarkan dan mengoreksi hafalan guru-guru STE. Para guru yang terpilih mempersiapkan hafalan mereka sehari sebelumnya dan menyetor secara bergiliran sesuai jadwal yang sudah diatur. Bacaan harus dilakukan bil ghoib wa bittartil, dengan mengikuti standar yang ditetapkan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjaga kualitas hafalan dan bacaan Al-Qur’an para pengajar, sehingga dapat diturunkan secara sempurna ke generasi berikutnya.
]]>Para guru yang mengikuti pelatihan ini menunjukkan antusiasme tinggi serta semangat untuk menerapkan pengetahuan baru dalam kegiatan belajar-mengajar di kelas. Selain memperkuat keterampilan teknis, pelatihan ini juga memberi wawasan akan pentingnya beradaptasi dengan kemajuan teknologi di era digital. Teknologi kini bukan hanya alat bantu, tetapi telah menjadi elemen penting yang harus dikuasai setiap pendidik dalam proses pembelajaran.
Melalui Google Workspace, para guru diharapkan lebih efektif dalam mengelola tugas administratif, menyusun bahan ajar berbasis digital, serta meningkatkan interaksi dengan siswa melalui fitur-fitur canggih seperti Google Classroom, Google Drive, dan Google Docs. Harapannya, pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di SMP Bilingual Terpadu 2, selaras dengan visi sekolah.
]]>SLB sendiri merupakan salah satu komponen penting dari Asesmen Nasional yang bertujuan untuk menggali informasi mengenai kualitas proses pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran. Berkaitan hal tersebut, terdapat lima aspek yang diukur dalam survei lingkungan belajar, yaitu:
1) Iklim keamanan sekolah (keamanan dan kesejahteraan siswa, sikap dan keyakinan guru, kebijakan dan program sekolah).
2) Iklim kebhinekaan sekolah (praktik multikultural di kelas, sikap dan keyakinan guru / kepala sekolah (kepsek), kebijakan dan program sekolah).
3) Indeks sosial ekonomi (pendidikan orang tua, profesi orang tua, fasilitas belajar di rumah).
4) Kualitas pembelajaran (manajemen kelas, dukungan afektif, aktifasi kognitif).
5) Pengembangan guru (refleksi dan perbaikan pembelajaran, dukungan untuk refleksi guru).
Dengan adanya SLB diharapkan dapat membantu satuan pendidikan untuk mendapatkan gambaran umum tentang bagaimana iklim lingkungan sekolah yang ideal dalam meningkatkan mutu pembelajaran. SMR.
]]>Guru bukan sekedar duduk dan mengajar. Guru juga mampu mengekspresikan diri melalui bait bait karya sastra salah satu buah karya. Salah satu buah karya Ustadz Andik Setiawan dari puluhan puisi ciptaanya akan diekspresikan di sini. Penasaran? Yuk kita simak video dari youtube channel SMP Bilter TV
]]>
Guru adalah ujung tombak dunia pendidikan. Karenanya, guru harus terus belajar dan mengasah diri. Guru dapat belajar melalui berbagai cara seperti berdiskusi dengan teman sejawat, memperbanyak membaca, mengambil kursus atau menempuh pendidikan yang lebih tinggi, belajar dari orang yang dianggap ahli dalam bidangnya, bahkan guru juga bisa belajar dari para peserta didik. Guru tidak boleh cepat merasa puas terhadap ilmu yang dimiliki karena ilmu pengetahuan terus berkembang seiring kemajuan teknologi yang semakin pesat. Apalagi, hal itu juga didukung oleh perubahan kurikulum yang terus dievaluasi.
Saat ini, perubahan yang dirasakan sebagai imbas dari evaluasi dunia pendidikan adalah penghapusan UNBK dan menggantinya dengan ANBK karena UN dinilai hanya memfokuskan pada kemampuan kognitif peserta didik semata sebab soal yang diberikan masih sebatas pada konsep dan tidak melibatkan permasalahan yang terjadi pada realitas sosial. Padahal, tantangan dunia global di masa mendatang tidak cukup hanya mengandalkan seseorang yang hanya pandai secara teori tetapi juga memiliki kepekaan dalam menyelesaikan setiap masalah atau karakter problem solfing. Oleh karena itu, guru sebagai ujung tombak pendidikan dituntut harus bisa dan menguasai soal-soal AKM yang diujikan di ANBK.
Berlatarbelakang hal itulah SMP Bilingual Terpadu 1 dan SMP Bilingual Terpadu 2 menggelar acara IHT sebagai wadah agar guru bisa belajar dan mengasah diri dalam pembuatan soal AKM dengan mendatangkan narasumber dari Universitas Negeri Surabaya yaitu Ibu Dr. Endah Budi Rahayu, M.Pd.. Selain sebagai dosen di Fakultas MIPA, beliau menjabat sebagai Sekretaris Pusat Studi Bidang Literasi UNESA. Beliau juga salah satu dosen yang terlibat dalam pembuatan soal AKM yang digunakan pada ANBK tahun ini.
IHT dilaksanakan 2 sesi dengan waktu yang berbeda. Sesi pertama pada hari Sabtu, 8 Oktober 2021. Pada sesi ini, Ubu Endah memberikan konsep literasi, bagaimana membuat soal AKM yang baik, dan contoh-contoh soal AkM serta pemberian tagihan pembuatan soal AKM yang harus dikumpulkan pada sesi 2. Sedangkan di sesi 2 yang berlangsung pada tanggal 19 Oktober 2021, Ibu Endah membahas satu-persatu soal AKM yang dibuat oleh para guru perwakilan MGMP masing-masing mapel. Dari IHT ini, para guru SMP Bilter mendapat banyak sekali wejangan dan ilmu yang sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam pembelajaran khususnya dalam pembuatan soal. SMR.
]]>