Minggu, 14 Jun 2026
  • Informasi Penerimaan Santri Baru 2025/2026 bisa diakses di laman psb.al-amanahjunwangi.com - Sekolah Berbasis Pesantren

SMP Bilingual Terpadu 2 Sukses Gelar Haflah Ke-IV Sanggar Kutub At Turots & Sanggar Tahfidh Entrepreneur

SMP Bilingual Terpadu 2 sukses melangsungkan prosesi Haflah ke-IV untuk Sanggar Kutub At Turots (SKT) dan Sanggar Tahfidh Entrepreneur (STE). Acara khidmat yang disiarkan secara langsung melalui media sosial SMP Bilie ini mengusung tema besar, “Mengokohkan Hafalan Al-Qur’an melalui Kitab Turas Menuju Generasi yang Bermanfaat”. Tema ini diambil dengan harapan para santri tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga membumi dan membawa maslahat bagi masyarakat luas melalui pondasi Al-Qur’an dan kitab kuning.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Ustaz Rahmad Ali Andrianysah, total santri yang diwisuda pada tahun ini berjumlah 154 santri, yang terdiri atas 113 santri dari Sanggar Tahfidz Entrepreneur dan 41 santri dari Sanggar Kutubut Turos. Kabar membanggakan juga mengiringi kelulusan tahun ini dengan keberhasilan 3 santri yang sukses menyelesaikan hafalan Al-Qur’an (ziadah) penuh 30 Juz bil ghaib.

Rangkaian acara berlangsung dengan sangat sakral, dimulai dari lantunan bait-bait Nadhom Imriti dan Aqidatul Awam, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Al-Amanah, hingga khidmah Khotmil Qur’an yang dibawakan oleh para santri. Suasana haru sempat menyelimuti ruangan saat prosesi sungkeman, di mana para wisudawan terbaik bersimpuh memeluk ayah dan bunda mereka diiringi doa restu.

Gus Mohammad Ulil Albab, S.Pd.I., selaku Kepala Sekolah SMP Bilingual Terpadu 2, bersama Ning Ahamyiatun Najati, S.Si., turut memberikan penghargaan langsung bagi para wisudawan-wisudawati terbaik dari kedua sanggar. Dalam sesi Mauidhoh Hasanah, KH. Nurcholis Misbah memberikan pesan mendalam kepada para santri agar senantiasa menjaga takwa dan konsisten mengamalkan petunjuk dari Al-Qur’an serta kitab turats yang telah mereka pelajari sebagai modal menjadi “pendekar kehidupan” di masa depan.

Acara kemudian ditutup secara meriah dengan penampilan seni Sirondom (lantunan syi’ar Nadzam Al-Miftah) kreatif oleh santri kelas 9C yang merupakan peraih Juara 1 Festival Bilie Qurani, serta ditutup dengan sesi foto bersama perkelas bersama musyrif dan musyrifah masing-masing.

KELUAR